Inovasi Siswa Farmasi SMKN 3 Bangkalan Kembangkan Sea Salt Bath Berbahan Garam Madura
Bangkalan – Kreativitas dan semangat berwirausaha kembali ditunjukkan oleh siswa kelas X Jurusan Farmasi Klinik dan Komunitas SMK Negeri 3 Bangkalan melalui pengembangan produk Sea Salt Bath berbahan dasar garam laut Madura. Inovasi ini merupakan bagian dari pembelajaran berbasis proyek (Project Based Learning) yang mengintegrasikan kompetensi kefarmasian, kewirausahaan, serta pemanfaatan potensi sumber daya lokal.
Sea Salt Bath merupakan produk perawatan tubuh yang berfungsi membantu relaksasi, mengurangi ketegangan otot, serta memberikan sensasi menyegarkan saat digunakan untuk berendam maupun merendam kaki. Produk yang dikembangkan siswa memanfaatkan garam krosok Madura sebagai bahan utama yang dipadukan dengan minyak esensial (essential oil) dan bunga kering sehingga menghasilkan produk yang bernilai ekonomi sekaligus memiliki daya tarik estetika.
Seluruh proses pengembangan produk ini dibimbing secara langsung oleh Ibu Indah Kurniawati Anggraini, S.Pd., selaku guru produktif Farmasi SMKN 3 Bangkalan. Di bawah bimbingannya, para siswa mempelajari setiap tahapan mulai dari pemilihan bahan baku, formulasi produk, proses produksi sesuai prosedur yang baik, pengemasan, hingga strategi pemasaran. Pendampingan tersebut bertujuan agar peserta didik tidak hanya mampu menghasilkan produk yang berkualitas, tetapi juga memahami standar keamanan, kebersihan, dan nilai tambah sebuah produk kesehatan dan kecantikan.
Melalui kegiatan ini, peserta didik tidak hanya mempelajari proses pembuatan sediaan farmasi non-obat yang aman dan berkualitas, tetapi juga memahami pentingnya pengendalian mutu, penyusunan komposisi, pengemasan produk, perhitungan biaya produksi, serta strategi pemasaran. Seluruh proses dilaksanakan di Laboratorium Farmasi SMKN 3 Bangkalan sebagai bagian dari implementasi pembelajaran berbasis proyek yang memberikan pengalaman belajar secara nyata.
Menurut Ibu Indah Kurniawati Anggraini, S.Pd., inovasi Sea Salt Bath bertujuan untuk menumbuhkan jiwa studentpreneur sejak dini. Siswa diajak berpikir kreatif dalam mengolah potensi lokal menjadi produk inovatif yang memiliki nilai ekonomi lebih tinggi. Garam Madura yang selama ini banyak dipasarkan sebagai bahan mentah dapat diolah menjadi produk wellness yang memiliki daya saing serta mengikuti tren gaya hidup sehat masyarakat.
Selain meningkatkan keterampilan teknis, proyek ini juga melatih kemampuan kolaborasi, komunikasi, berpikir kritis, pemecahan masalah, dan literasi digital melalui kegiatan promosi produk di berbagai media sosial. Para siswa turut menyusun identitas merek, membuat desain kemasan, menghitung harga pokok produksi (HPP), menentukan harga jual, hingga menyusun profil bisnis sederhana sebagai bekal memasuki dunia kerja maupun dunia usaha.
Kegiatan pengembangan Sea Salt Bath sejalan dengan komitmen SMKN 3 Bangkalan dalam mencetak lulusan yang berkarakter, kompeten, dan berjiwa wirausaha sesuai dengan visi sekolah, yaitu "Good Character, Good Skill, Good Entrepreneur." Melalui inovasi ini, sekolah terus mendorong peserta didik untuk menghasilkan karya yang bermanfaat, inovatif, dan mampu mengangkat potensi lokal Kabupaten Bangkalan menjadi produk unggulan yang bernilai tambah.
Ke depan, produk Sea Salt Bath hasil karya siswa kelas X Farmasi diharapkan dapat dipasarkan lebih luas melalui bazar sekolah, pameran pendidikan, UMKM, hingga kompetisi inovasi tingkat daerah maupun nasional. Dengan pendampingan guru dan semangat berkarya para siswa, inovasi ini menjadi bukti bahwa pembelajaran vokasi mampu melahirkan generasi yang tidak hanya siap bekerja, tetapi juga siap menciptakan lapangan pekerjaan melalui produk-produk kreatif berbasis potensi daerah.